Home > Family > The Wonder Of Dad

The Wonder Of Dad

iLoVe YoU Dad

Ayah bisa membuat aku percaya diri-karena ia percaya

Ayah bisa meyakinkanku untuk melakukan hal hal yang mustahil seperti mengapung diatas air setelah ia melepaskan tanganku

Ayah membantu aku membuat impian menjadi kenyataan

Ayah mulai merencanakan hidupku begitu Aku lahir— pada saat umurku dua tahun, ia mulai membuat revisi

Ayah adalah satu satunya orang yang bisa menyusun peralatan dengan membaca petunjuknya

Ayah tidak akan memanjakanku ketika aku sakit, tapi ia tidak tidur semalaman, siapa tahu aku memerlukannya

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tetapi ia membantuku mencarinya

Ayah punya segala jenis perkakas dikotak peralatannya, kecuali perkakas yang dibutuhkan utk memperbaiki yang sedang rusak

Ayah menunda terlalu lama untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa bisa memperbaiki segalanya

Ayah akan melupakan apa yang ia inginkan agar bisa memberikan apa yang aku butuhkan

Ayah tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatku senang tetapi tidak takut

Ayahku murah hati

Ia akan menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya kalau aku ingin berbicara

Ayah akan mengatakan betapa rindunya ia padaku ketika aku pergi, tetapi nyaris tanpa kata kata.

Ayah bisa mengubah kekecewaan menjadi penemuan.. dengan membuka mataku kearah yang baru.. dengan menasihatiku untuk mencoba lagi, tidak peduli berapa kali itu harus dilakukan

Bila aku minta tambahan uang saku, ia akan memberikan banyak cara agar aku bisa mencarinya sendiri. Hehe..

Ayah didapur membuat masak menjadi penjelajahan ilmiah

Ayahku akan berkata “ Tanya saja pada mamamu” karna ia tidak ingin berkata “ Tidak” kepadaku

Ayahku berharap, anak anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak bergantung pada siapa pun

Ayah tidak ada dialbum foto keluarga, karena ia yang slalu memotret

Ayah tidak suka meneteskan air mata, ketika aku masih kecil, ia bisa memelukku untuk mengusir rasa sakit, ketika aku sudah dewasa, ia tidak bisa berbuat apa apa lagi kecuali ikut merasakan kesedihanku

Ayah akan menyalami aku ketika aku meninggalkan rumah, kalau ia memelukku mungkin ia tidak akan bisa melepaskannya

Ayah menganggap orang harus bisa berdiri sendiri, jadi ia tidak mau memberitahu apa yang harus aku lakukan, tapi ia menyatakan rasa tidak setujunya

Ayah memegang janjinya untuk membantu seorang teman, walaupun aku mengajaknya bermain

Ayah lambat mendapat teman, tapi bersahabat seumur hidup

Ayah juga menghabiskan waktu berkualitas bersama anak anaknya

Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, ia hanya mencoba melakukan yang terbaik

Ayahku lebih bangga pada prestasiku daripada prestasinya sendiri

Ayahku akan mengatakan tidak apa apa mengambil resiko asal aku sanggup kehilangan apa yang sangat kuharapkan

Pujian terbaik bagi seorang ayahku adalah melihatku melakukan sesuatu persis seperti caranya
haha..

Ayah semakin dekat saat ia semakin tua dan semakin muda sekaligus

Ayah benar benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar minta bantuan

Ayahku yang baik hati……..

Advertisement
Categories: Family Tags:
  1. Lupus
    January 25, 2010 at 4:21 pm | #1

    Jadi inget Bapak waktu beli’in motor pertama kali. Anak kampus bilang motor aku “Hadiah Beli Kwaci”. Emang sih itu motor butut. Tapi waktu naik motor itu, aku ngerasa jadi “Ranegade”. Bapak butuh biaya buat sakitnya tapi masih kepikiran buat beliin anaknya motor

    Itu motor sejarah. Samapai kapan ga akan aku jual..

    • pipin
      January 26, 2010 at 2:11 am | #2

      iyaa ya, Ayah mencintai anaknya dengan cara yang aneh.. Beliau tidak akan berpikir apa apa. hanya ingin melihat anaknya senang dan bahagia. tidak peduli, walaupun Dia tidak punya uang sepeser pun dan bahkan sedang menderita sakit..
      wah, foto motor Sejarahnya dishare donk.. “Motor” itukan teman perjuangan dikau disaat2 menempuh kuliah.. hehe..

      • Lupus
        January 26, 2010 at 2:55 am | #3

        “Hadiah Kwaci” itu ada di jogja, moga februari bisa kesana. Dia nganterin aku belajar komputer dan kuliah selama 6 tahun. Dia udah letih sepertinya. Kata 3 pemilik motor sebelumnya, motor ini telah membawa kesuksesan buat mereka. Pemilik 1, jadi Dokter Spesialis, 2 jadi Kepala sekolah, 3 punya kontrakan buanyak..
        dan ke empat, Aku. Dia anter aku urus surat ini-itu untuk tes CPNS..
        Slalu kirim doa buat papa ya..
        I Love u Pak..

  2. J
    February 14, 2010 at 3:31 pm | #4

    Tapi jangan lupakan juga peran seorang ibu, yang sudah bersusah payah juga mengandung 9 bulan, menyusui, ngasi makan, dan sebagainya. Hal-hal yang sering kita anggap kecil dan remeh, “mama ko cerewet banget sih ???”; “aku kan dah gede..”; “temen2 pada pergi, ko aku ga boleh sih ???”..

    Ko gw bisa juga yaa ngomong serious..
    hehehhe…

    • all for One
      February 15, 2010 at 12:00 pm | #5

      brotherrr, itu karna Papa lebih deket ke aku yaa, jd terinspirasi bgt sm Beliau.
      tentang Mama, pastinhya yaa donk, daku gak akan melupakan perjuangan seorang Mama.. bisa sperti ini, adalah karna kasih sayang, didikan dan tempaan dari Mama tersayang…selalu berlinangan air mata dan maluuu jika kita berbuat salah sm beliau,..makanya daku takuut bgt nyakitin hati Mama, sperti ini”duh, takut nich..jalan melulu, gak enak sm Mama..gak pernah dirumah, sory ya gak bisa Join”..atau harus bawa Oleh2 utk mama kalo pulang kerja malam2, hehe..(skalian nyogok)thanks for remind mee,..xixi

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.